Bengkulu Utara, Djitu-online.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) bersama Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertempat di Mercure Hotel, Bengkulu, Kamis hingga Jum’at (18-19/12/2025).
Program-program strategi yang di kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah mulai diwujudkan untuk meningkatkan layanan gizi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut seluruh elemen penting dari setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu ikut hadir, diantaranya, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, serta badan terkait lainnya.

Kepala Satker Pelaksana Prasarana Strategis Bengkulu, Sabiluddin.ST, dalam sambutannya menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini penting untuk memastikan pembangunan SPPG berjalan lancar dan tepat sasaran, demi mendukung kesehatan masyarakat Bengkulu.
“Pembangunan dapur melibatkan kolaborasi berbagai pihak, yang mana nantinya pembangunan ini dapat berjalan tepat sasaran untuk mendukung kesehatan bagi masyarakat kita,” tegas Sabiluddin.ST
“Pembangunan ini ditargetkan menjadi bagian dari percepatan program yang mana nantinya dapat beroperasi di awal tahun 2026,” harap Sabiluddin.ST
Ditambahkan Kepala Satker, sebelum memulai pembangunan, dua hal utama yang dipastikan adalah legalitas dan aksesibilitas lahan. Jika kedua aspek tersebut tidak bermasalah, proses pembangunan bisa langsung dipercepat.
“Yang penting legalitas dan aksesibilitas aman. Setelah itu kita mulai dari blueprint, pembangunan, gambar, sampai standarisasi. Kalau semua lancar, tahun depan ini segera beroperasi,” ucapnya.
Disamping itu, dukungan Daerah Diperlukan untuk mempercepat realisasi pembangunan, pemerintah daerah diminta segera memenuhi persyaratan awal (Readiness Criteria). Syarat-syarat tersebut meliputi, sertifikat lahan, dokumen KRK, surat Pernyataan (SPTJM)
“Diharapkan dengan Inisiatif pembangunan SPPG ini dapat menjadi solusi dalam memperbaiki akses masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, terhadap layanan gizi dan kesehatan yang lebih dekat dan terpadu,” harapnya
Dalam Rakor tersebut menghadirkan narasumber dari Koordinator SPPG Provinsi, Inspektorat Provinsi, dan PT Hutama Karya, dimana untuk Kabupaten Bengkulu Utara, rencana akan di bangun SPPG di tiga (3) titik lokasi yaitu, Desa Arga Mulya Kecamatan Padang Jaya, Desa Urai Kecamatan Ketahun dan Desa Karang Suci Kecamatan Kota Argamakmur
Kepala Bappeda Kabupaten Bengkulu Utara, Dodi Hadinata. S.Sos. MSi, mengatakan, program MBG menjadi salah satu prioritas Pemerintah Bengkulu Utara untuk memastikan anak-anak mendapat asupan gizi seimbang setiap hari. Pemerataan dapur SPPG di seluruh kecamatan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Arahan dari pemerintah pusat jelas, minimal setiap kecamatan dalam kabupaten bengkulu utara ini memiliki dapur pada tahun depan. Kita juga akan menyesuaikan dengan arahan itu,” kata Dodi
“Dengan percepatan pembangunan ini, pemerintah kabupaten optimistis target pemerataan dapur SPPG bisa tercapai. Diharapkan, program MBG akan semakin merata dan berdampak positif pada kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di kabupaten bengkulu utara ini,” tandas Dodi. (R***/Adv)














