Djitu-online.com, Bengkulu – Di tengah upaya untuk meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagsel, menggelar pengoperasian Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Manna-Bintuhan dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bintuhan yang berlangsung di Gardu Induk Bintuhan pada Senin (09/02/2026). Infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya dan menjadi tonggak penting dalam penyediaan listrik yang lebih andal bagi masyarakat Kabupaten Kaur dan wilayah sekitarnya.
Manager PLN UPP Sumbagsel 2, Adi Saputro, menjelaskan, proyek ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Bengkulu, khususnya di Kabupaten Kaur dan Kabupaten Bengkulu Selatan
Dengan total panjang jaringan transmisi mencapai 122,3 Kilometer Sirkuit (KMS) dengan total 203 Tower Transmisi menghubungkan Gardu Induk 150 kV Manna di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Gardu Induk 150 kV Bintuhan di Kabupaten Kaur, infrastruktur kelistrikan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat dan dunia usaha sehingga dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan andal di wilayah tersebut
Ditambahkan Adi Saputro, bahwa keberadaan SUTT 150 KV Manna-Bintuhan dan GI 150 kV Bintuhan membuat pengelolaan aliran daya yang lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan beban di wilayah Bengkulu, khususnya Kabupaten Kaur.
“Dengan sistem yang semakin kuat, pasokan listrik menjadi lebih andal dan potensi gangguan dapat ditekan. Ini merupakan komitmen PLN untuk menjaga pasokan listrik tetap tersedia dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Adi.
Kemudian, General Manager PLN UIP Sumbagsel, Zaky Adikta, menegaskan bahwa pengoperasian infrastruktur ini merupakan hasil dari proses panjang yang mengedepankan perencanaan matang, penerapan standar keselamatan kerja, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Setiap infrastruktur yang dibangun PLN tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga dirancang sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. SUTT dan Gardu Induk ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh dan berkelanjutan,” kata Zaky.
Menurut Zaky, keberhasilan pengoperasian ini juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga kondusivitas proses pembangunan.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan sinergi yang baik, PLN dapat menghadirkan listrik yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga memberi nilai tambah sosial dan ekonomi bagi daerah,” tukas Zaky
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan rasa syukur atas selesainya proyek ini dan telah dilakukan pemberian tegangan pertama (Energize) serta akan dilanjutkan ke proses penyempurnaan untuk menjamin keandalan dan mendukung pencapaian rasio elektrifikasi di Kabupaten Kaur
“Kami atas nama Pemerintah Daerah sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada PLN atas komitmen dalam mengalokasikan anggaran dan upaya kerja keras serta dedikasi dalam membangun infrastruktur kelistrikan di daerah kami, dan kami ucapkan juga terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kaur atas doa dan dukungannya. Dengan beroperasinya SUTT dan GI ini, menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pasokan listrik yang andal, merata dan dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pencapaian target rasio elektrifikasi di Kabupaten Kaur,” ujar Bupati.
Bupati Kaur, Gusril Pausi menyampaikan bahwa kehadiran gardu induk dan jaringan transmisi ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Pengoperasian Gardu Induk dan SUTT ini adalah langkah strategis bagi Kabupaten Kaur. Keandalan listrik menjadi kunci dalam mendorong aktivitas ekonomi, investasi dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kaur berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui koordinasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, demi memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tutup Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, tampak dihadiri oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid dan jajaran Pemerintah Daerah, serta Manager PLN UPP Sumbagsel 2, Adi Saputro dan Manager PLN Pusmanpro UPMK III Ibu Amaliyah Noor Indahwati. (Red)














