Djitu-online.com, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama Tim Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Cipta Karya dan Tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam percepatan penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Disampaikan oleh Kepala Bapperida Bengkulu Utara Dodi Hadinata, monitoring ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan standar teknis. SPAM-IKK tersebut meliputi pembangunan sumur bor dalam, menara air beserta kelengkapannya, jaringan perpipaan, serta sambungan rumah yang nantinya akan langsung terhubung ke masyarakat.
SPAM-IKK ini bertujuan memberikan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dengan adanya SPAM-IKK ini diharapkan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat
“Hal ini diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan peninjauan langsung persiapan pelaksanaan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Ketahun, yang berlokasi di Bukit Makmur dan Desa Marga Bakti Kecamatan Pinang Raya,” Sampainya
Ditambahkan oleh Dodi, kegiatan peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan dokumen sebagai syarat utama (readiness criteria) sebelum proses konstruksi fisik dimulai, yang direncanakan akan menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 .
Kemudian, Kepala Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara menegaskan bahwa pembangunan SPAM IKK Ketahun merupakan jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat akan air minum layak
“Ini adalah kebutuhan pokok. Dengan adanya SPAM ini, kita targetkan dapat melayani 3.000 sambungan rumah (SR) di wilayah Kecamatan Ketahun dan sekitarnya,” jelas Dodi
Pada kegiatan tersebut, perwakilan dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bengkulu menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah kecamatan dan desa setempat.
“Nantinya, tolak ukur keberhasilan proyek ini bukan hanya tanggung jawab kontraktor dan pengawas, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat. Mulai dari proses pembangunan hingga nanti perawatan dan pengelolaan oleh PDAM,” ungkapnya.
Dengan dilakukannya monitoring ini, diharapkan proses lelang dapat segera dilaksanakan dan pembangunan fisik dapat dimulai tepat waktu.
Hadir dan turun langsung ke lokasi untuk mengecek kesesuaian titik koordinat pembangunan dengan Detail Engineering Design (DED), dalam kegiatan tersebut, adalah, Tim gabungan dari Direktorat SSPIP Cipta Karya, BPBPK, Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara, Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Utara, Bagian Pembangunan Setdakab. Bengkulu Utara dan Perumda Air Minum Tirta Ratu Samban Kabupaten Bengkulu Utara. (R***/Adv)














