Bengkulu Utara, Djitu-online.com – Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara
terus mendorong peningkatan kualitas sektor budidaya perikanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) bagi pembudidaya ikan lokal Bengkulu Utara.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Desa Sidomukti Kecamatan Padang Jaya ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara Sugimin, S.Pd, M.Pd, bersama Sekretaris Dinas Perikanan Yos Sudarso D, S.STP, MM dan turut hadir pula Kepala Desa Sido Mukti, Koordinator penyuluh beserta jajaran penyuluh perikanan setempat, serta perwakilan dari 15 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di wilayah Bengkulu Utara.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara Sugimin, S.Pd, M.Pd mengatakan penerapan standar Cara Budidaya Ikan yang Baik merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus menjamin mutu produk perikanan yang dihasilkan para pembudidaya.
“Melalui Bimbingan Teknis Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) serta Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) ini
kami ingin memastikan para pembudidaya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan standar budidaya yang baik. Dengan penerapan CPBIB dan CBIB produktivitas dapat meningkat, kualitas ikan lebih terjamin, aman dikonsumsi, serta memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi di pasar,” ujar Kadis Sugimin
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Provinsi Bengkulu, Oscar Daniel Butar Butar, S.Pi., M.Si, selaku narasumber utama, menyampaikan materi mengenai penerapan prinsip-prinsip CPIB dan CBIB, mulai dari pemilihan lokasi budidaya, penggunaan benih berkualitas, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan yang tepat, pengendalian penyakit ikan, hingga tata kelola usaha budidaya yang berorientasi pada keberlanjutan.
Menurut Oscar, Kabupaten Bengkulu Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya ikan karena didukung kondisi perairan yang memadai. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi pembudidaya menjadi langkah strategis agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam bimtek ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan. Dengan begitu, usaha budidaya ikan di Kabupaten Bengkulu Utara dapat berkembang lebih baik, memberikan keuntungan bagi pembudidaya, sekaligus memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah,” tambah Oscar
Terakhir Kepala Badan BPPMHKP Provinsi Bengkulu, mengapresiasi seluruh peserta, narasumber, dan pihak terkait yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha perikanan diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan budidaya perikanan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di Bengkulu Utara.
” Dengan Agenda ini ditutup dengan penyerahan sertifikat CPIB secara resmi kepada UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagar Mas sebagai motor penggerak penyediaan benih unggul lokal, serta pembagian paket bantuan bahan baku pakan ikan kepada kelompok pembudidaya untuk membantu menekan biaya operasional lapangan.
Melalui sinergi bimbingan teknis bersama BPPMHKP Bengkulu, komitmen kuat jajaran struktural Dinas Perikanan Bengkulu Utara, serta keaktifan 15 Pokdakan yang hadir, Pemkab Bengkulu Utara optimistis mampu mencetak iklim perikanan darat yang mandiri, kompetitif, dan aman.” Pungkas Oscar Daniel Butar Butar, SPi. MSi,(R***/Adv)














